Beranda Internasional Timur Tengah Kecam Kunjungan Menteri Ekstrem Israel ke Kompleks Al-Aqsa

Timur Tengah Kecam Kunjungan Menteri Ekstrem Israel ke Kompleks Al-Aqsa

Anggota parlemen ultranasionalis Israel Itamar Ben-Gvir berpidato di depan pendukungnya di Tel Aviv, Israel, pada 2 November 2022. (Xinhua/JINI)

0
Xinhua

Arab Saudi, melalui Kementerian Luar Negerinya, mengecam keras kunjungan Ben-Gvir sebagai pelanggaran terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa. Negara kerajaan itu juga mengutuk Israel karena melakukan penyerangan terhadap organisasi-organisasi bantuan dan menyerang sebuah klinik yang berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Gaza. Arab Saudi menegaskan penolakannya terhadap tindakan yang mengubah status sah dan bersejarah Yerusalem maupun tempat-tempat sucinya.

Sejumlah laporan mengindikasikan bahwa Ben-Gvir memasuki kompleks Al-Aqsa sebelumnya pada Rabu tersebut, dengan pengawalan ketat dari polisi. Ini merupakan kunjungan keenamnya sejak bergabung dengan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada 2022.

Kompleks Masjid Al-Aqsa, yang berulang kali menjadi titik awal mula aksi kekerasan, dipandang oleh umat Islam sebagai tempat suci yang mulia, sedangkan oleh umat Yahudi sebagai situs lokasi dua kuil kuno.

Menurut status quo saat ini, jemaah non-Muslim dapat mengunjungi situs tersebut namun tidak diizinkan untuk beribadah di sana. Ben-Gvir, seorang politisi ultranasionalis Israel, telah lama mengadvokasi perluasan akses ke kompleks tersebut bagi umat Yahudi.

Seorang warga Palestina menunggu untuk melintasi pos pemeriksaan Qalandia untuk menjalankan ibadah salat Jumat pertama di bulan Ramadan di Masjid Al Aqsa, dekat Kota Ramallah, Tepi Barat, pada 14 Maret 2025. (Xinhua/Ayman Nobani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Teratas

Berita Terkait
Berita Terkait