Harga jagung di lapangan saat ini hanya Rp3.700 per kilogram, padahal harga yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp5.500 kilogram. Sedangkan, harga gabah di lapangan sebesar Rp5.900 per kilogram terpaut cukup jauh dengan harga gabah pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram.
Menteri Amran meminta Perum Bulog untuk menyerap hasil panen sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah. Dia juga meminta pemerintah daerah untuk dapat menyiapkan gudang penyimpanan hasil panen petani.
"Saya minta bupati siapkan gudang nanti negara yang bayar sewanya. Bulog, Babinsa, dan PPL (petugas penyuluh lapangan) juga saya minta awasi harga pembelian di tingkat petani. Mulai hari ini tidak ada lagi pembelian hasil panen petani yang tidak sesuai standar harga yang telah ditetapkan pemerintah," tegasnya.